Saya akan membagi postingan ini kedalam 8 jurnal, agar memudahkan anda membacanya ^_*
Sunday, September 18, 2011
Ada 80 Jenis Bunga Adenium (Part 1)
Saya akan membagi postingan ini kedalam 8 jurnal, agar memudahkan anda membacanya ^_*
Label: Adenium, FAQ, Jenis Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 7:09 PM 1 komentar
Thursday, January 27, 2011
Bila Bonggol Adenium Membusuk
Ciri-ciri bila bonggol Adenium membusuk adalah, daunnya mendadak menguning lalu satu persatu daun itu rontok. Bila ini terjadi, maka kemungkinan bonggolnya mengalami pembusukan.
Apa yang harus anda lakukan? Anda harus segera menyelamatkan adenium anda agar tidak mati. Biasanya yang mengakibatkan bonggol membusuk adalah akibat kebanyakan disiram dan sirkulasi air nya tidak baik atau kemungkinan tersumbat.
Bagaimana caranya mengatasi hal ini?
1. Segera mengganti media tanam yang sesuai, seperti formula media tanam ini.
Label: Adenium, Bonggol, Tips Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 7:03 PM 1 komentar
Friday, January 14, 2011
Cara Menyemai Biji Adenium
Langkah-langkah yang harus di lakukan:
1. Sebelum anda menyemai, rendam biji Adenium dalam air selama kurang lebih 1 jam atau bisa juga dilarutkan kedalam fungisida.
2. Gunakan wadah yang bisa menampung media tanam dan saluran pembuangan airnya bagus. Atau anda bisa menggunakan wadah khusus untuk menyemai.
Label: Adenium, Cara Menyemai, Tips Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 5:07 AM 1 komentar
Thursday, December 23, 2010
Tips Adenium - Menyambung Grafting
Agar adenium anda terlihat hibrida (pendek) dan juga agar adenium anda cepat berbunga, maka anda perlu melakukan 'penyambungan/grafting'.
Untuk melakukan grafting anda haru memperhatikan beberapa hal. Mulai dari batang.
Pilih batang bawah yang berbonggol bagus dan batang bawah haruslah sedang aktif tumbuh, sedangkan batang atas boleh sedang tumbuh ataupun tidak.
Di bawah ini langkah-langkah yang bisa anda ikuti:
Label: Adenium, Tips Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 12:20 AM 0 komentar
Friday, March 21, 2008
Mengapa Repotting itu Perlu?
Repotting atau penggantian media tanam ini sangatlah perlu di lakukan agar tanaman Adenium anda berpenampilan prima dan rajin berbunga.
Sebagian orang mengganggap Repotting sebagai hal yang tidak perlu di lakukan, apa lagi bila Adenium-nya masih berbunga banyak. Namun anggapan itu tidaklah benar, karena Adenium yang masih berbunga, kemungkinan mengalami pertumbuhan yang lambat.
Bagaimana ciri-ciri Adenium yang mengalami keterlambatan pertumbuhan itu?
- Pertumbuhan bonggol sangat lambat.
- Daunnya terlihat mengecil.
- Ukuran bunganya terlihat lebih kecil dari biasanya.
- Malas berkembang.
- Bonggol adenium terlihat memenuhi permukaan pot.
Bagaimana cara melakukan Repotting?
Caranya simple kok, bongkar media tanam lama, lalu keluarkan Adenium dari dalam pot. Kemudian masukkan Adenium ke pot baru yang lebih besar dan yang telah di isi oleh media tanam. Oh iya... bila Adenium anda tumbuh subur saat ditanaman pada media tanam yang lama maka media tanam yang baru sebaiknya mempunyai komposisi media yang sama.
Berapa lama rentan waktu untuk melakukan Repotting?
Kalau saya pribadi, saya melakukannya 8 atau 10 bulan sekali. Tapi ada juga yang melakukannya 6 bulan sekali.
Selamat bercocok tanam. (SA/2008)
Label: Adenium, Tips Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 7:38 AM 0 komentar
Sunday, February 24, 2008
Salah Satu Kunci Adenium Rajin Berbunga.
Pemangkasan atau Pruning pada Adenium merupakan salah satu kunci agar adenium tampak sehat, rapi dan rajin berbunga.
Pemangkasan batang dapat di lakukan sesuai kehendak anda. Bila anda menginginkan bentuk tanaman yang agak tinggi, maka batang yang di potong sebaiknya agak tinggi pula, dan begitu pula sebaliknya. Selain pemangkasana berfungsi untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit, juga dapat membuat tunas baru keluar lebih banyak dan akhirnya akan berkembang.
Cara pemangkasan ini tidaklah susah. Anda cukup memastikan kondisi tanaman yang akan dipruning itu sehat dan media tanam benar-benar subur. Untuk menunjang hal tersebut, media tanam dapat di beri pupuk slow release kira-kira 2 minggu sebelum pemangkasan dilakukan.
Alat yang di gunakan untuk memangkas adalah; pisau dan gunting, pastikan kedua alat tersebut dalam kondisi tajam dan bersih (steril). Waktu pemangkasan sebaiknya dilakukan pada pagi hari, agar bekas potongan dapat segera kering. Yang paling penting, jangan lakukan pemangkasan pada saat hujan, karena batang atau cabang yang baru terpotong, sangat mungkin busuk bila terkenan air.
Dalam kondisi prima, tunas baru akan muncul sekitar 7-12 hari, dan 6-8 minggu kemudian akan muncul kuncup bunga. Oh iya, seperti tips saya yang lain, jangan lupa meletakkan tanaman adenium anda di tempat yang terkena sinar matahari.
Selamat bercocok tanam. (SA/2008)
Label: Adenium, Tips Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 4:22 AM 0 komentar
Monday, February 11, 2008
(Picture) My First Adenium Collection.
Interested, because the seller said, this adenium have 2 species; Daeng Anang and Purple picotee. Here the picture, I take a few days ago. Looks nice isn't?
To be honest this is the first time, the flower efflorescent together :-). Sigh, I love it.
Label: Adenium, Foto, Jenis Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 6:48 PM 1 komentar
Friday, June 08, 2007
Tawaran Free Gift di TUTUP

Untuk pengunjung setia http://euphorbiaclub.blogspot.com saya ucapkan banyak terima kasih , atas apresiasi nya mengirim email ke saya :)
Saya nggak nyangka teman-teman begitu cepat mengirim email. Hanya dalam 1 hari saja 10 email telah aku terima di INBOX. Dan semua email itu berdatangan dari seluruh penjuru Nusantara, bahkan ada beberapa yang dari luar negeri, duh jadi terharu baca cerita/pengalaman mereka tentang Adenium a.k.a. Kamboja jepang.
Well, dengan begitu penawaran FREE GIFT BIJI POSEIDON aku tutup per hari ini, karena sudah ada 10 orang terpilih yang akan aku kirimi biji tersebut, bila sudah panen tentunya. Sabar ya... semoga biji tersebut bisa di panen 2 - 3 minggu kedepan.
Sekali lagi terima kasih... oh iya cerita kalian, nantinya akan aku posting di blog ini .
Salam,
Shrie @ Depok
Info foto: Adenium Jenis Daeng Anant (Pertumbuhannya cepat; daun bulat tebal, warna hijau tua, berbulu; rajin berbunga, berukuran besar, berwarna merah tua.)
Label: Adenium, Gift for FREE, Jenis Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 8:16 AM 3 komentar
Monday, January 29, 2007
All About Adenium
All about Adenium:
Letakkan…
Tau kah kamu kalau Adenium itu membutuhkan cahaya matahari langsung minimal 5 jam perhari. Adenium dapat hidup antara suhu 5-52 derajat c. Tapi, untuk Adenium yang masih muda (di bawah usia 2 bulan) lebih baik diletakkan ditempat yang tidak kena sinar matahari secara langsung atau dimpan di tempat yang teduh.
Siram…
Penyiraman dapat dilakukan setiap hari jika musim kemarau tiba, namun kurangi penyiraman saat musim hujan. Kalau perlu tidak perlu di siram, karena Akar/Bonggol Adenium bisa menyimpan air dengan baik.
Media Tanam alias tanah yang di gunakan…
Bisa menggunakan pasir + arang + pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Jika tak ditemukan arang bisa digunakan sekam atau bahan lainnya yang mirip sifatnya. Lebih sempurna jika ditambah kapur dolomit secukupnya. Penggantian media tanam dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali atau setahun sekali
Cara Pemupukan…
Pemupukan dapat menggunakan pupuk kandang, humus atau kompos yang ditambahkan pada permukaan media tanam setiap 1 bulan sekali. Selain itu dapat digunakan pupuk organik buatan pabrik dalam bentuk tablet atau butiran. Juga pupuk kimia buatan pabrik yang bersifat slow release (tidak mudah larut) seperti Dekastar, Magamp, Osmocote setiap 3 atau 6 bulan sekali.
Pupuk daun dapat juga diberikan, seperti Gandasil, Hyponex dll. disamping itu dapat ditambahkan hormon pertumbuhan seperti Atonik, Dekamon dll dengan cara disemprotkan ke sekujur tanaman sebulan sekali.
Kalau adeniumnya sudah tumbuh dengan baik. Jangan bersuka cita dulu, soalnya di setiap tanaman pasti ada istilah HAMA DAN PENYAKIT , Adenium pun bisa kena Hama & penyakit. Untuk mengenal Hama dan Penyakit yang ada di tanaman Adenium, berikut ini daftarnya:
Apa saja sih Hama dan penyakit yang menjadi langganan Adenium??
** Tungau merah.
Tandanya: daun gugur dan menguning bagian pucuk.
Cara penanggulangan, gunakan akarisida seperti: Kelthane atau Omite.
** Kutu Kuning dan Kutu Putih
Tandanya: Di pangkal pucuk ada kutu-kutu berwarna kuning, lalu berubah hitam atau kutu yang berwarba putih.
Cara penanggulangan: Berantas dengan Insektisida seperti Supraside, Decis, Curacron atau Basudin 3 kali seminggu.
** Nematod.
Serangan umumnya terjadi pada akar, ditandai dengan menguning dan gugur daun.
Cara penanggulangan: Gunakan Furadan 3G untuk pencegahan.
Serangan PENYAKIT:
** Jamur dan Bakteri:
Gejalanya : daun menguning dan bercak kecoklatan
Cara penganggulangan: Semprotkan fungisida seperti Benlate, Dithane M45, atau Rdomil.
Untuk Pencegahan: tempatkan tanaman di cahaya matahari penuh, bersihkan lingkungan.
** Drfisiensi unsur hara.
Gejala yang sering terjadi adalah pertumbuhan daun lambat, daun menguning tanpa sebab,mudah rontok, bunga tidak sempurna bentuknya dan mudah rontok.
Penyebabnya adalah media tanam sudah lama tak diganti atau ph media tanam terlalu asam sehingga mengganggu penyerapan unsur hara.
Cara Penanggulangan: Ganti media tanam.
** Virus.
Gejalanya adalah muncul bercak-bercak yang berwarna lebih muda dari warna daun atau seperti variegata.
Belum ada obatnya.
Semoga informasi di atas bisa berguna untuk anda yang hobbies bertanam Adenium.
Bila ada informasi yang mau di publish di website ini silahkan email saya di shrie@cbn.net.id . Salam Adenium Freak…! (SA/2007)
Info foto: Adenium Jenis Poseidon
Label: Adenium, Musuh Adenium, Tips Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 8:31 AM 1 komentar
Sunday, January 28, 2007
Daya Tarik Adenium
Sebenarnya kelebihan adenium dari tanaman hias lainnya adalah Bunga dan Akarnya (bonggol). Variasi dan warna bunganya serta akar tanaman yang membesar menjadi daya tarik khusus dari tanaman ini.
* Akar yang unik.
Adenium merupakan tanaman yang unik karena memiliki akar yang membesar bila telah tua. Akar nya akan meliuk-liuk, bahkan sebagian petani dan nursery bisa membuat akar/bonggolnya sesuai selera.
Nilai jual adenium juga bisa berlipat mahalnya kalau bonggolnya sudah terbentuk. Jadi bonggol/akar adenium bisa di katakan sebagai daya tarik yang paling besar.
Kalau diperhatikan bentuk bunga adenium itu berbetuk terompet dan terdiri dari 5 helai petal (Mahkota bunga). Di dalam corong (terompet) bunga terdapat benang sari. Bentuk petal (mahkota bunga) sangat bervariasi, ada yang berbentuk bintang, bergerigi, ujung petal terpotong sampai dengan ujung yang membulat.
Pada dasarnya bentuk bunga adenium dapat di bagi kedalam 3 macam yaitu:
1. Berbentuk bintang
2. Berbentuk bintang dengan terpi bergerigi
3. Berbentuk bulat
Dulu, warna bunga adenium hanya terdiri dari merah dan pink. Sekarang ini telah di temukan atau di silangkan lebih kurang 100 warna, dari yang putih bersih, loreng-loreng, sampai merah tua dengan pinggir bunga yang berwarna kehitaman. Bagian corong bunga juga bervariasi ada yang polos putih, polos kuning, polos merah dan ada juga yang bergaris-garis. Tak heran kalau sebagian kolektor adenium menjadikan variasi warna sebagai daya tarik utama.
Saat ini, negara yang memiliki variasi warna yang paling banyak adalah Thailand, negara yang sangat kaya dengan flora ini, Adenium mendapat perhatian yang lebih dari pemerintahnya dan di budidayakan secara serius. Itulah sebabnya Thailand selangkah lebih maju dari negara kita dalam hal pembudidayaan Adenium.
Saya sangat berharap semoga saja suatu saat nanti pemerintah kita bisa memperhatikan pembudidayaan Adenium yang sudah terbukti bisa memberikan penghasilan untuk rakyat kecil.(SA/2007)
Info foto: Adenium jenis Harrypotter
Label: Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 3:11 AM 0 komentar
Tuesday, December 26, 2006
THE ADENIUM STORY
Aku ketemu sebuah website yang membahas tentang adenium dengan info yang bagus, sangat berguna untuk pecinta adenium. Site yang menjelaskan Adenium itu apa? Berasal dari mana? Apa saja musuh adenium, jenis nya dll.
Ini aku quoted ...
THE ADENIUM STORY
Adeniums have been, till recently, comparatively rare and high value succulents. In part this was because they are somewhat difficult and slow under cool conditions and in part due to the need for cross pollination to set seed. The rather complex floral structure means than hand pollination technique is not obvious.
Thus, in the Western countries, where multiple clones were available, slow growth and closed greenhouses meant little seed set while in tropical Asia, where seed set would have been possible, there was, for a long time there was only one clone- "Singapore"; it set no seed and was propagated by cuttings (I believe this clone is male sterile) with its primary use being in landscaping., there was, for a long time only one clone and so no seed set- the cultivar "Singapore" which was propagated by cuttings.
Unquoted.
More details bisa baca-baca disini
I don't know why? yang jelas bugs, pets, spider dll sedang nyerang adeniumku. Sebenarnya sih udah nyadar sejak lama tapi itu dia aku suka males :p makanya ada beberapa yang akhirnya mati hiks...
"Aphids on the Adenium cultivar Calypso: for some reason this hybrid is usually the first one to show aphid infestation. This pest, like many others, is closely associated with ants as can be seen in the picture. We try and follow the ants to locate the nest and destroy that in addition to treating the aphids."
More details klik sini aja.
Iya deh segini aja info nya. Semoga berguna... maaf gak sempet translate :D tar deh kalau sempet OK ;-)
Info pic: Pic author http://www.tropicanursery.com
Label: Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 7:53 AM 0 komentar
Wednesday, December 20, 2006
CARA MENYEMAI BIJI ADENIUM
Postingan sebelumnya saya membahas tentang tanduk adenium Purple picotee saya yang muncul. Nah sekarang tanduk itu bentar lagi akan tua dan siap di semai. Sebenarnya saya sudah sering menyemai biji adenium ini, tapi saya belum pernah posting bagaimana cara menyemai biji adenium.
Anyway berikut tata cara menyemai biji adenium yang saya sadur dari artikel sebuah nursery.
Siapkan media penyemaian biji. Bisa berupa pot berdiameter 30 atau 40 cm; atau bisa juga gunakan tray khusus untuk penyemaian.
Media penyemaian yang bisa digunakan adalah cocopeat (sabut kelapa) yang banyak dijual di toko-toko saprotan, dicampur dengan sekam bakar secukupnya dan pasir malang. Perbandingan 2:2:1.
Masukkan media semai tsb ke dalam pot atau tray tadi setinggi 3/4-nya.
Semprot media dengan air menggunakan sprayer.
Buatlah lubang tanam, bisa menggunakan pensil atau telunjuk, sedalam sekitar 1 cm dengan jarak antar lubang sekitar 1,5 cm.
Masukkan biji satu per satu ke dalam lubang-lubang tadi.
Letakkan biji-biji Adenium dengan posisi tidur. Jadi jangan disebar secara acak.
Tutupi biji dengan media tanam yang sama di atasnya.
Semprot lagi bagian atas media sampai basah dengan menggunakan sprayer. (Ada beberapa pekebun, yang kemudian menutupi atau pot atau tray dengan plastik agar tetap lembab.)
Letakkan di tempat teduh, dengan cahaya matahari, dan sirkulasi udara yang baik (berangin).
Dalam waktu 7-10 hari, biji akan menjelma menjadi kecambah
Setelah tinggi kecambah mencapai sekitar 5-8 cm, dan punya 3-4 pasang daun, kecambah-kecambah tadi bisa dipindah ke dalam pot tersendiri.
Kecambah itu sudah siap dijemur secara bertahap.
Problem Yang Mungkin Timbul:
Setelah bjiji menjadi kecambah, problem seringkali muncul. Antara lain:
Kecambah tiba-tiba tumbang atau juga yang lazim disebut Patah Pinggang. Dimulai dari beberapa kecambah dulu kemudian, --seperti menulari yang lain,-- beberapa lainnya lagi ikut tumbang. Penyebabnya, drainase penyemaian yang kurang baik yang mengakibatkan akar menjadi busuk.
Akar dan bonggol Busuk. Umumnya disebabkan oleh Pithium atau Phytopthera terutama ketika kecambah dipindahkan. Benih dengan akar dan bonggol busuk dengan mudah bisa dilihat dari daun-daunnya yang menguning.
Label: Adenium, Tips Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 11:41 PM 5 komentar
Tuesday, November 21, 2006
Benih Adenium ...!
"Mau biji adenium gak?" tawarku kepada tetanggaku.
"Lo, emank ada?" tanya nya penasaran.
"Mau bibit adenium gak?" tawarku pada adikku.
"Bibit? emank ada bijinya? bukannya dari batang aja?" adikku malah balik bertanya!.
Ternyata ada beberapa orang yang belum tau kalau Adenium itu bisa berbuah dan akhirnya buahnya itu menghasilkan biji-biji kecil.
Biji kecil itu setelah kering, bisa di semai dan tumbuh deh adenium-adenium kecil...!
seperti ini
Mumpung adenium jenis Purpel Picatoe ku lagi berbuah aku tidak lupa mengabadikannya.
Ini contoh bakal buah, proses hingga menjadi buah itu adalah sbb: Berkembang dengan sempurna, bunganya gugur, pucuk bunga akan di semai oleh kupu-kupu ata serangga, kalau memang pucuknya bagus maka di bakal buah akan muncul, kalau pucuknya jelek maka si pucuk akan rontok.
Seperti ini lah kalau si pucuk bagus, maka si bahal buah akan keluar seperti foto ini. Usia bakal buah atau biasa disebut TANDUK di atas itu baru 1 minggu.
Akan saya posting lanjutannya ya...kalau si tanduk sudah tua, dan merekah akhirnya bagaimana... *sabar ya*
Label: Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 5:59 AM 5 komentar
Monday, November 06, 2006
Adenium Jenis "Painted Lady"
Adenium di atas itu adalah Jenis Painted Lady. Sebenarnya waktu saya beli adenium ini di penjual kembang pinggir jalan, sih ibu penjualnya bilang ini "Harry potter" mbak!.
Ya sud, karena emank aku suka sekali dengan jenis Harry potter jadi deh aku beli lagi...
Ndilala, pas berkembang. Kembangnya lebih mirip ke Painted Lady ketimbang hari potter. Yowess adeniumku ini aku sudah label dengan jenis Painted Lady.
Lumayan lah, sekarang koleksi ku nambah lagi...
Label: Adenium, Jenis Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 1:57 AM 0 komentar
Monday, October 30, 2006
Apa Sih Musuh Adenium ?
Jawabnya adalah musim peng-hujan. Soalnya adenium adalah bunga gurun yang tidak bersahabat dengan air.
Mengingat sekarang sudah mulai masuk musim peng-hujan, aku mulai parno liat adenium di taman kecilku.
Aku takut bonggol adeniumku akan busuk, rasanya tidak kuat liat si bonggol tiba-tiba busuk, daun pada rontok dan mati. Hiks, kejadian ini baru saja aku alami.
Salah satu adeniumku yang diameter bonggolnya sudah mencapai 11-15 CM tiba-tiba saja daunnya rontok, aku pikir hanya ganti daun saja seperti biasa.
Tapi selama seminggu daun mudanya tidak juga keluar, aku segera membongkar media tanamnya dan shock mendapati bonggol adeniumku 85% sudah busuk!.
Bagaimana tidak shock, adenium ini salah satu kesayanganku. Soalnya ini salah satu kenang-kenangan waktu aku hunting di pameran flora 2 tahun yang lalu.
Oh iya setelah tau si bonggol busuk, aku segera angkat dan cuci bonggolnya lalu aku gantung "angin-anginkan" selama 1 minggu. Aku berharap si bonggol yang tersisa bisa bertahan dan hidup lagi.
Sekarang genap 2 minggu sejak adenium itu aku tanam lagi. Aku kwatir karena si daun muda munculnya sangat lamban!.
Belum lagi si adenium puli, eh! si musim peng-hujan telah tiba. Rasanya tambah parno deh dengan kondisi adeniumku itu. Semoga adeniumku yang lain bisa survive di musim penghujan kali ini.
**info foto: Adeniumku yang sakit
Label: Adenium, Musuh Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 6:58 PM 3 komentar
Tuesday, October 24, 2006
Adenium Jenis "Harry Potter"
Seperti ini nih kembangnya. Bagaimana? Bagus gak?
Ket: Baru kuncup satu kembang.
Ket: 4 hari setelah kuncup. Masih sendiri juga :P
Ket: Horeee 10 hari setelah itu berkembang semuanya. Asyikkk ;-)
Kalau menurutku sih lumayan bagus jenis Harry Potter ini... tapi terus terang aku lebih suka dengan jenis Poisedon.
Label: Adenium, Jenis Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 9:41 PM 0 komentar
Friday, September 29, 2006
[Curhat] Ada Serangan Hama!
Hama! Ini nih yang di takuti sama petani tak terkecuali juga dengan diriku. Aku lagi kesel nih soalnya salah satu jenis Adenium favorite ku di serang hama yang gak jelas juntrungannya dari mana, hiks hiks.
Gara-gara serangan hama ini, Adenium ku itu tidak berkembang dengan semestinya. Bakal kembang nya menjadi kecil dan tidak mau mekar, kalaupun mekar di pagi hari maka sorenya langsung rontok.
Karena kasian melihat kuncup-kuncup kembanganya diselimuti hama itu. Makanya aku berniat mau mangkas si adenium itu. Huhuhuhuhu... semoga bisa numbuh lagi ya... aku takut kalau sampai si adenium ngambek dan gak mau numbuh batang lagi. Bisa-bisa gigit jari deh diriku, soalnya adenium ini favorite ku sih, juga ini pemberian si boz besar.
Iya deh segini aja curhatku, tar deh aku fotoin tuh adenium pas lagi botak hahahaha. dan juga aku akan ceritain apa yang terjadi dengannya. Duuuuh kayak cerita berseri aja ya.. :P
Diposting oleh Shrie Amriza di 7:49 AM 0 komentar
Wednesday, July 05, 2006
Si Waterfall Berubah Menjadi Si Cantik Poseidon
Setahun yang lalu saya membeli Adenium yang katanya sih berjenis “Waterfall”. Saya tertarik dengan jenis ini karena menurut si Ibu yang menjualnya kalau waterfall itu sering sekali berkembang. Karena alasan itulah saya jadi tertarik membeli Adenium okulasi yang masih kecil itu, dengan harga Rp.40,000 untuk bonggol yang berdiameter 3 s/d 5 cm.
Saat itu saya memang tidak berani membeli Adenium yang berbonggol lebih besar. Soalnya harganya lumayan mahal, lagipula saya masih newbie di dunia Adenium jadi takut kalau suatu saat si adenium tersebut mati, kan lumayan nyesek sudah mengeluarkan uang lebih, tapi si tanaman malah wafat .
Memang iya sih, bertanam Adenium itu susah susah gampang. Mengapa begitu? Soalnya kalau kebanyakan air maka ia akan mati, kalau kekurangan air maka si bonggol tidak akan membesar alias tetap kecil dan juga dari pengalamanku daunya sering rontok, belum lagi sinar mataharinya harus di kontrol dengan baik.
Kata orang dan kata saya waktu pertama kali menekuni adenium ini. Adenium itu tanaman yang gampang sekali di pelihara. Tapi pada kenyataannya saya merasa statement itu tidak benar. Setelah mengamati adenium ini selama 2 tahun saya jadi tau karakter setiap jenisnya. Mulai dari takaran komposisi media tanam, pemberian pupuk, air dan sinar matahari. Semua aspek itu harus di perhatikan kalau ingin mendapatkan Kembang adenium yang bagus, berbonggol besar, dan berdaun indah.
Balik lagi dengan nasip si Waterfall yang saya beli setahun lalu. Beberapa minggu yang lalu si waterfall akhirnya menunjukan tanda-tanda akan berkembang, inilah masa-masa indah untuk seorang yang senang koleksi adenium, berdasarkan jenisnya.
Setiap hari saya pasti menyempatkan diri untuk melihat bakal kembang itu dan akhirnya minggu lalu si bakal kembang mekar juga. Saya begitu surprise ternyata si waterfall itu berubah menjadi si POSEIDON.
Lo kok bisa? Ya… begitu deh kalau newbie membeli adenium okulasi di penjual tanaman pinggir jalan. Para penjual itu asal sebut saja jenisnya, padahal salah total yang aku beli setahun lalu itu ternyata Jenis Poisedon. Untungnya poisedon kalau jenis yang biasa saya bisa gigit jari. (SA)
Info Foto:
1. Adenium okulasi yang katanya Waterfall itu
2. Si Waterfall berubah menjadi si Cantik Poseidon
Label: Adenium, Jenis Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 8:51 PM 2 komentar
Wednesday, January 25, 2006
Adenium Yang Mempesona
Adenium atau lebih di kenal dengan nama lain seperti Kamboja Jepang dan Mawar Gurun. Si mawar gurun yang mempesona dan bernilai jual tinggi.
Seiring dengan makin di gandrunginya Adenium di kalangan masyarakat luas, menjadikan bisnis Adenium ini tak bisa di pandang sebelah mata. Sebut saja makin banyaknya petani – petani Adenium yang terbagi dari Importeer bibit, Penyedia Batang, Spesialis Kembang dan yang lagi in saat ini yaitu petani yang khusus mengembangkan Bonggol.
Rupanya pasar Adenium sekarang ini tidak lagi terfokus kepada kembang adenium semata, tapi beberapa tahun terakhir ini pasar mulai tren kepada keunikan bonggol Adenium itu sendiri. Bahkan seorang kolektor bonggol rela mengeluarkan koceknya hingga ratusan juta hanya untuk mengoleksi Adenium yang berbonggol Aneh.
Beruntunglah kita yang menetap di Indonesia karena Adenium sangat bersahabat dengan iklim kita. Pada dasarnya perawatan Adenium ini sangat mudah karena dia termasuk jenis tanaman yang tidak rewel, tidak gampang terkena hama dan mudah hidup. Tetapi untuk mendapatkan Adenium yang indah di butuhkan perawatan yang baik.
Berikut beberapa tips dan trik untuk menghasilkan Adenium yang sehat dan indah :
* Gunakan Media yang baik, seperti: Pasir , Kotoran ayam sebagai pupuk, Kotoran Kambing Sebagai pupuk, Tanah, Batu kerikil yang halus dan Kulit gabah yang sudah di bakar. Semua media tanam ini di campur hingga benar – benar rata.
* Media tadi masukkan ke POT sesuai dengan ukuran Adenium yang di miliki.
* Masukkan Biji , atau Adenium yang sudah berusia 4Bulan , 6 Bulan, dst, kedalam pot yang sudah berisi media tanam tadi.
* Setelah itu, letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung, semakin lama terkena sinar matahari, maka semakin bagus untuk pertumbuhan Adenium tersebut.
* Siram sekali sehari.
* Untuk mendapatkan adenium yang indah, pangkas batang adenium sesuai selera, pangkas ketika musum kering tiba. Jangan pangkas ketika musim hujan karena batang adenium malas tumbuh ketika musim hujan.
* Untuk perawaran berkala, ganti media setiap 6 bulan sekali, dan sebulan sekali semprot adenium dengan pestisida.
Semoga trik tadi bisa membuat Adenium adenium di taman anda tumbuh dengan sehat dan cantik.
Label: Adenium, Tips Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 9:10 AM 7 komentar
Berburu Adenium
Beberapa hari yang lalu, aku di ajak si bos hunting Adenium di daerah Meruya/Jakbar. Awalnya saya hanya tertarik ingin lihat petani2 adenium ini seperti apa, maklum saja saya seringnya berkunjung ke Nursery atau ke penjual yg di pinggir jalan. Sesampainya di sana saya jadi tergoda dengan adenium mereka, betapa tidak harga adenium yang mereka patok bener2 murah sekali dari bayagan saya, dan sudah tentu bisa ditawar dong.
Yang tadinya saya hanya mau jadi penonton aja, eh malah saya yang belanja paling banyak. Jadi bingung sendiri mau dipajang dimana nih adenium baruku.
Oh iya aku akhirnya berhasil membeli adenium jenis "fadia" yang sudah aku cari 2 minggu ini aku juga coba membeli jenis "arabikum", semoga sih koleksi adenium baruku ini bisa tumbuh sehat.
Info foto: Adenium Jenis "Fadia" Collection Nursery Godong Ijo
Label: Adenium
Diposting oleh Shrie Amriza di 9:09 AM 0 komentar



